Cara Menghemat Bahan Bakar Kendaraan


Kenaikan harga BBM bisa menguras dompet jika Anda tidak diiringi pengetahuan cara berkendara yang hemat dan ekonomis. Namun, tidak perlu kuatir. Ada beberapa strategi perlu diketahui agar konsumsi bahan bakar kendaraan tidak terlalu boros dan tetap terkendali.
Berikut adalah beberapa hal mudah yang bisa Anda lakukan untuk menikmati berkendara tanpa was-was karena pemakaian BBM yang boros:
  1. Hindari berkendara dengan kecepatan tinggi. Kecepatan 100 km/jam lebih menghemat BBM sekitar 15% dibandingkan kecepatan 12o km/jam.
  2. Jangan melaju atau mengerem secara mendadak. Gunakan percepatan atau pengereman secara lembut. Hal ini dapat menghemat pemakaian BBM sekitar 20% dibandingkan pengendara yang ndut-ndutan.
  3. Pastikan tekanan ban sudah tepat. Ban harus selalu dalam keadaan terpompa pada tekanan yang dianjurkan oleh pabrikan mobil. Angka ini biasanya terlihat di dekat kursi pengendara.
    Ban Goodyear FuelMax
    Penurunan tekanan ban 1 PSI saja dapat mengakibatkan pemborosan BBM sampai 1%, dan mempercepat kerusakan ban. Ngomong-ngomong soal ban, produsen ban Goodyear baru-baru ini melansir produk ban yang tahan lama dan membantu menghemat pemakaian bahan bakar berkat pemakaian Fuel Saving Technology. Rahasianya terletak pada pemakaian bahan Dupont Kevlar yang sangat kuat dan desain telapak ban yang menurunkan resistensi perputaran ban sehingga membantu mengefisiankan konsumsi BBM hingga 4% dengan jarak tempuh lebih jauh 15%.
  4. Gunakan AC seperlunya. Pemakaian AC menambah pemakaian BBM sekitar 20%. Karena itu, hindari pemakaian BBM jika tidak terlalu perlu, misalnya saat menjelajah pedesaan yang berudara segar. Selain hemat BBM, Anda bisa juga lebih sehat karena menghirup udara alami yang lebih segar.
  5. Tutup Rapat Jendela. Jendela kendaraan yang tertutup rapat menambah aspek aerodinamis dan mengurangi pergesekan udara dengan kendaraan. Akibatnya konsumsi BBM bisa ditekan 10% dibandingkan berkendara dengan jendela terbuka.
  6. Servis kendaraan secara teratur untuk mengurangi faktor-faktor penyebab boros pemakaian BBM seperti saringan udara yang kotor, busi yang sudah aus dan sebagainya.
  7. Gunakan oli mesin yang tepat. Setiap kendaraan dirancang untuk menggunakan oli mesin dengan spesifikasi tertentu. Pastikan bengkel Anda menggunakan oli yang sesuai dan diganti secara teratur sebelum waktu yang ditentukan.
  8. Hindari beban berat yang tidak perlu. Beban yang berlebihan tentu akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar kendaraan. Periksa mobil Anda dan keluarkan barang-barang yang tidak perlu dibawa.
  9. Hindari berhenti terlalu lama dalam keadaan mesin menyala. Jika Anda berada dalam kondisi macet atau berhenti lebih dari 2 menit, sebaiknya matikan mesin. Konsumsi bahan bakar saat menghdupkan kembali kendaraan, tidak akan sebanyak konsumsi bahan bakar dalam keadaan berhenti selama 1 menit.
  10. Gunakan kendaraan hemat energi. Pilihan ini tentu dilakukan saat memilih kendaraan yang akan Anda beli. Tanyakan konsumsi bahan bakarnya agar tidak mengejutkan Anda nantinya. Saat ini pemerintah juga sedang mendorong pemakian kendaraan berbahan bakar gas yang jelas lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Alat Penghemat Bahan Bakar
Jika Anda meng-google “alat penghemat BBM” maka akan muncul sejumlah penawaran produk atau bahan baik lokal maupun luar negeri, masing-masing mengklaim mampu menghemat bahan bakar. Sayangnya, tidak ada produsen alat-alat tersebut yang cukup terpercaya. Kalaupun klaim mereka benar, seharusnya para produsen mobil ternama sudah antri untuk membeli produk tersebut untuk dipasangkan pada kendaraan sejak di pabrik bukan?
Sebagai konsumen, kita wajib memeriksa lebih teliti karena kendaraan bukanlah barang yang murah. Jangan sampai niat berhemat malah membawa kerusakan yang berakibat pada pemborosan yang lebih besar untuk biaya servis kendaraan.
Share:

Hot in week